bertaruh dengan dilema
mengubur pasti yang kunjung redup
pilihan kan kau rajut
ini bukan tentang hidup mati
bahkan sekar pati
juga rasionalisasi, dan intuisi
apalagi halusinasi basi
bertaruh menutup mata membentak hati dengan intuisi
bertaruh halusinasi membawa pikiran kontradiksi
kata hati logika dan imajinasi hilang
mencari harapan terbesar tuk takdir dan fakta
dilema hanya tinta pelukis tanda tanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar