Semua yang patut dimaafkan
Atau awan yang terlihat diam padahal selalu berubah
Atau sesuatu yang dilakukan terus menerus
Walaupun tak sebentar, akan mampu mengikis
Batu yang keras sekalipun
Tak dapat berpikir jernih
Air yang terus ditumpahi kekhawatiran
Keruh hati sehingga tak bisa melihat dasarnya
Membutakan diri, bersenang senang, tak pernah memikirkan lainnya
Ingin dan tak pernah dimengerti
Mengerti, takkan selamanya
Seperti tulisan ini, dibayangkan dari berbagai sudut pandang
Opini, atau baik buruknya berbeda-beda bukan suatu keharusan
Mengerti, tidak akan sepengertian semua orang
Semua yang dilihat positif, akan selalu diartikan baik
Maaf, karena aku sangat sayang dan sangat dekat
Sehingga dengan nyaman aku dapat mengekspresikan marah dan sedihku ku dengannya
Kembalilah cepat, aku rindu
Lengkapi sejuknya hembusan angin
Temani sepinya langit luas
Merasa sangat kehilangan
Hari-hari ku saat itu, suara embun pagi
Pergi dan kunantikan nadanya
Matahari dapat terbenam
Bintang malam dapat terselimuti awan gelap
Tak dilihat sebagai sesuatu yg berarti, diabaikan
Tak ada yang dapat ku banggakan
Melihat burung kecil terbang tinggi
Entah akan pergi atau kembali
Bukan miliku, tetapi miliknya
Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang
Jagalah dia, agar tak terjatuh
Semua yang selalu ku rindukan
Apakah maaf tak cukup untuk membuatnya bersinar kembali
Apakah diam tak dapat membersihkan semua kesalahan
Silahkan marah atau membenciku
Aku minta maaf
Memang, aku bukan siapa-siapa
Apalagi memberikan segala pintanya
Aku tak meminta apapun kecuali baik-baik saja disana
Lelap indah berselimut mimpi yang menenangkan
Mendarat dengan nyaman, agar tak salah melangkah
Bersandarlah pada ranting yang tepat
Karena aku tak lebih dari sebuah serpihan, tak pernah diingat, tak pernah didengar, selalu dilupakan
Lebih berharga emas atau berlian
Selalu terbiasa berselimut dingin kekosongan
Bukan senyum atau canda tawa riang
" Hargailah usaha seseorang
Yang memberimu perhatian dan kasih sayang
Karena kita tak pernah tahu
Kapan dia akan pergi lalu menghilang
Sebelum kita sempat mengucapkan maaf dan terima kasih.. "
24 Agustus 2013 pukul 22:40
Atau awan yang terlihat diam padahal selalu berubah
Atau sesuatu yang dilakukan terus menerus
Walaupun tak sebentar, akan mampu mengikis
Batu yang keras sekalipun
Tak dapat berpikir jernih
Air yang terus ditumpahi kekhawatiran
Keruh hati sehingga tak bisa melihat dasarnya
Membutakan diri, bersenang senang, tak pernah memikirkan lainnya
Ingin dan tak pernah dimengerti
Mengerti, takkan selamanya
Seperti tulisan ini, dibayangkan dari berbagai sudut pandang
Opini, atau baik buruknya berbeda-beda bukan suatu keharusan
Mengerti, tidak akan sepengertian semua orang
Semua yang dilihat positif, akan selalu diartikan baik
Maaf, karena aku sangat sayang dan sangat dekat
Sehingga dengan nyaman aku dapat mengekspresikan marah dan sedihku ku dengannya
Kembalilah cepat, aku rindu
Lengkapi sejuknya hembusan angin
Temani sepinya langit luas
Merasa sangat kehilangan
Hari-hari ku saat itu, suara embun pagi
Pergi dan kunantikan nadanya
Matahari dapat terbenam
Bintang malam dapat terselimuti awan gelap
Tak dilihat sebagai sesuatu yg berarti, diabaikan
Tak ada yang dapat ku banggakan
Melihat burung kecil terbang tinggi
Entah akan pergi atau kembali
Bukan miliku, tetapi miliknya
Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang
Jagalah dia, agar tak terjatuh
Semua yang selalu ku rindukan
Apakah maaf tak cukup untuk membuatnya bersinar kembali
Apakah diam tak dapat membersihkan semua kesalahan
Silahkan marah atau membenciku
Aku minta maaf
Memang, aku bukan siapa-siapa
Apalagi memberikan segala pintanya
Aku tak meminta apapun kecuali baik-baik saja disana
Lelap indah berselimut mimpi yang menenangkan
Mendarat dengan nyaman, agar tak salah melangkah
Bersandarlah pada ranting yang tepat
Karena aku tak lebih dari sebuah serpihan, tak pernah diingat, tak pernah didengar, selalu dilupakan
Lebih berharga emas atau berlian
Selalu terbiasa berselimut dingin kekosongan
Bukan senyum atau canda tawa riang
" Hargailah usaha seseorang
Yang memberimu perhatian dan kasih sayang
Karena kita tak pernah tahu
Kapan dia akan pergi lalu menghilang
Sebelum kita sempat mengucapkan maaf dan terima kasih.. "
24 Agustus 2013 pukul 22:40

Tidak ada komentar:
Posting Komentar